“Pasar Kopi” Jakarta Coffee Week 2017

SCOPI.or.id, Jakarta – SCOPI memang lahir dan tumbuh dengan misi mengembangkan kemitraan bagi pelaku kopi di seluruh Indonesia, tapi tidak dapat disangkal bahwa salah satu prinsipnya adalah berpusat pada petani, dengan salah satu visi mencapai kesempatan ekonomi untuk petani.

Tidak hanya melalui program pelatihan bagi petani, tetapi melalui diadakannya “Pasar Kopi” di Jakarta Coffee Week, SCOPI secara nyata memfasilitasi petani untuk mendapatkan akses kepada pasar kopi di bazar kopi terbesar di Indonesia. SCOPI mendatangkan petani kopi dari sepuluh provinsi di Indonesia dengan pilihan biji kopi hijau dari daerah masing-masing, yaitu:

  • Provinsi Lampung
  • Provinsi Sumatera Utara
  • Provinsi Jambi
  • Provinsi Jawa Barat
  • Provinsi Jawa Tengah
  • Provinsi Jawa Timur
  • Provinsi Bali
  • Provinsi Sulawesi Selatan
  • Provinsi Nusa Tenggara Timur
  • Provinsi Papua

Jakarta Coffee Week merupakan suatu kesempatan untuk mempertemukan pelaku industri kopi nusantara. Perhelatan ini menjadi ajang bertemunya para petani, penyangrai, pembuat kopi, hingga konsumen.

“Sebagian besar pengunjung yang akan menghadiri Jakarta Coffee Week adalah pelaku industri kopi di bagian hilir. SCOPI men-support di hulunya, sehingga semua aktor di rantai nilai industri kopi berkumpul di satu acara ini,” ujar Veronica Herlina.

Petani yang dilibatkan dalam acara yang diselenggarakan selama tiga hari ini adalah didikan para Master Trainer yang berkomitmen untuk melatih dan menciptakan pelatih dari kader petani. SCOPI mengundang dan memfasilitasi para petani untuk dapat merasakan, belajar berinteraksi dan mengenal pasar. Hal ini tidak lain adalah sebagai pembelajaran kepada para petani mengenai kualitas kopi yang mereka hasilkan dan permintaan pasar. Di Pasar Kopi SCOPI juga terdapat kegiatan yang menarik, yaitu cupping dan meracik kopi (brewing). Biji kopi yang mereka bawa dari daerah masing-masing akan disangrai dan kopi dengan cita rasa yang unik mendapatkan “Jakarta Coffee Week Cup of Awesomeness 2017”. Sesi cupping ini dinilai langsung oleh Q-grader dan juga berdasarkan voting para peserta.

Share

Leave comment

Berlangganan Newsletter Kami

Daftarkan email anda untuk mendapatkan pembaruan terbaru dari kami.