Perkuat Sektor Kopi melalui Program Kopi TUMBUH Lestari, SCOPI Cetak Calon Master Trainer Baru di Kabupaten Sigi

PALU/SIGI – Sebagai upaya nyata memperkuat ekosistem kopi yang berkelanjutan, Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI) menyelenggarakan rangkaian Training of Trainers (ToT) bagi calon Master Trainer (MT) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kopi TUMBUH Lestari yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor kopi, khususnya di wilayah perhutanan sosial. Pelatihan dilaksanakan secara hybrid, diawali dengan sesi daring pada 19-20 Januari 2026, dan dilanjutkan secara luring di Hotel Khas Palu, Processing Unit Gampiri Bumi Lestari, serta lokasi demo plot di Desa Dombu pada 27-30 Januari 2026.

Dalam sambutannya saat membuka acara secara resmi, Ade Aryani selaku Direktur Eksekutif SCOPI menekankan bahwa pelatihan ini merupakan solusi strategis atas tantangan keterbatasan tenaga penyuluh di Indonesia, di mana saat ini masih terdapat kekurangan sekitar 45.000 orang untuk mencapai angka ideal pendampingan petani.

"SCOPI meyakini bahwa dengan melahirkan lebih banyak Master Trainer yang kompeten melalui pelatihan berjenjang ini, kita menciptakan ujung tombak yang mampu mengubah perilaku petani menjadi lebih lestari. Hal ini bukan sekadar tentang teknis budidaya, melainkan upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas kopi yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani di lapangan."

Penguatan kapasitas teknis ini mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Kabupaten Sigi. Bapak Anwar, selaku Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra yang hadir mewakili Bupati Sigi, menyampaikan bahwa sinergi ini sangat relevan dengan visi daerah dalam mendorong ekonomi hijau yang inklusif.

"Kopi adalah komoditas strategis yang menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kelestarian lingkungan di Sigi. Melalui program ini, kami berharap para peserta menjadi 'Agen Perubahan' yang mampu menjembatani kebijakan pemerintah dengan realitas di kebun-kebun rakyat. Kami ingin model praktik baik ini menjadi inspirasi bagi pengembangan sektor pertanian berkelanjutan di wilayah lainnya."

Selama rangkaian pelatihan intensif ini, para peserta dibekali dengan kurikulum komprehensif yang memadukan teori metodologi dan praktik teknis di lapangan. Peserta mendalami metodologi pelatihan sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk memperkuat keterampilan dalam memfasilitasi dan menyampaikan materi kepada petani. Secara teknis, pelatihan mencakup praktik Budidaya Berkelanjutan (Good Agricultural Practices/GAP) mulai dari pembibitan, pemangkasan, pemeliharaan tanaman, hingga pengendalian hama dan penyakit terpadu. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengelolaan pascapanen yang meliputi penilaian mutu biji hingga uji citarasa sederhana, serta pemahaman mendalam mengenai kebijakan agroforestri pada perhutanan sosial guna memastikan pengelolaan hutan yang tetap berkelanjutan.

Kegiatan ToT ini diikuti oleh perwakilan penyuluh, staf teknis instansi pemerintah dan swasta, hingga pengurus kelompok tani andalan yang memiliki komitmen kuat dalam melakukan pendampingan petani di wilayah Sulawesi Tengah. Melalui kolaborasi ini, Program Kopi TUMBUH Lestari optimis dapat meletakkan fondasi jangka panjang bagi kemandirian dan daya saing kopi Sigi di pasar nasional maupun global.


Tentang SCOPI Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI) adalah asosiasi nirlaba yang menjembatani Pemerintah, Sektor Swasta, dan Petani untuk mempromosikan praktik pertanian berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan petani dan kelestarian lingkungan. SCOPI merupakan bagian dari jejaring Global Coffee Platform (GCP).

Kontak: I Wayan Bayu Anggara Staf Program, Sekretariat SCOPI Email: [email protected] Mobile: 089680098372 Website: www.scopi.or.id

Share this Post